Showing posts with label biaya pasang kawat gigi/behel. Show all posts
Showing posts with label biaya pasang kawat gigi/behel. Show all posts

Berapa Biaya Pemasangan Kawat Gigi/Behel?

Berapa Harga Pasang Kawat Gigi Behel.

Mengenai biaya: relatif.

Tergantung bahan yang digunakan, skill atau kemampuan dan reputasi dokter gigi serta area praktik, sejauh mana apresiasi masyarakat terhadap gigi dan mulut, baik dari segi kesehatan-fungsional sampai dengan segi estetik/kosmetik.

Secara umum pesawat kawat gigi/behel masih mahal terutama yang dikerjakan oleh drg Sp. Ort (berkisar antara 7 s/d 12 juta, belum termasuk biaya kontrol lho ya).

drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort (berkisar 3,5 jutaan, belum termasuk biaya kontrol).

Kalau pesawat ortho lepasan boleh dilakukan oleh drg umum, biaya mulai dari 500 ribuan belum termasuk biaya kontrol. Biaya kontrol berkisar mulai dari Rp 75.000 per kunjungan. Sedangkan biaya kontrol dengan drg Sp.Ort berkisar antara 150 ribu s/d 250 ribu, jadi pikir secara matang dulu ya sebelum memutuskan untuk pake behel karena 250 ribu dikalikan 2 atau 3 tahun juga lumayan lho.

Saya pribadi total biaya pemasangan kawat gigi atas bawah beserta kontrol dan keperluan lainnya termasuk biaya pemasangan retainer (penahan gigi=mahal juga lho kisaran 1-4jt) pasca selesainya perawatan selama masa perawatan 4 tahun berkisar di angka Rp. 25jt - 30jt.

Apakah hasilnya 100% memuaskan? jawabannya tidak.
Lalu apakah tidak ada manfaat dan hasilnya? jawabnya tentu ada! tetapi pada kebanyakan kasus, jangan dibayangkan akan simetris indah seperti foto before-after yang selalu dipajang di dinding itu ya.
-yang namanya sudah pake behel kondisi gigi tidak akan pernah bisa kokoh dan kuat seperti dulu lagi (karena tulang penyangga giginya sudah hancur dan pulihnya butuh waktu seumur hidup). Lihat kalo di tv ada orang yang makan buah apel sambil digigit pake gigi depan itu lupakan saja, karena kemungkinan kamu tidak akan bisa seperti itu lagi, semua udah harus hati-hati. Apalagi kalo ikut audisi debus yang narik truk pake rantai dengan gigi itu, tidak bisa ya ingat.
-tidak 100% rapi dan simetris seperti yg di iklankan dan digembar-gemborkan diawal perawatan (padahal sudah sempat gonta ganti spesialis).
-retainer yg sebenarnya harus dipakai seumur hidup karena ada resiko gigi collapse (balik kebentuk semula) kalo tidak pakai retainer, dokter bilang sih 1 tahun cukup pake retainer tapi kenyataannya banyak yang balik lagi setelah bertahun2 kemudian, makanya rugi kalo di copot. Sekedar info kalo diluar negeri mereka rata2 pake retainer lepasan atau yang permanen (yang ditempel dibelakang gigi) itu untuk seumur hidup.
yang dikebanyakan kasus karena sayang udah terlanjur keluar duit banyak tapi malah giginya balik lagi akhirnya dan ujung2 nya ya pasang behel lagi dengan rencana nanti retainernya pasang yg permanen atau komitmen tidak akan lepas retainer, padahal waktu masih jagung dulu dibilang penggunaan retainer hanya cukup 1-2 tahun saja :) (banyak sekali kasus seperti ini). Itu kalo ada duit, kalo ga ada yang legowo saja.

Kalo boleh kasih masukan nih ya:
  1. Pikir masak-masak sebelum memutuskan untuk menjalankan perawatan orthodonti (pake behel), gigi berjejal dikit tidak apa-apa, kecuali sudah parah sekali apa boleh buat.
  2. Jangan sekedar ikut trend atau bahkan dikomporin sama praktisinya, ingat itu gigi gigi anda, efek sampingnya juga ada (keuntungan dan kerugiannya), dipertimbahkan dahulu. Banyak kok artis/aktor hollywood yang giginya tidak sempurna tapi tetap cantik. kalo ga percaya coba liat giginya Anna Paquin (gigi depan renggang), Kristen Dunst (gigi taring berjejal seperti gading gajah) atau Annet Mahendru (sedikit maju). yang lebih penting itu jangan lupa mandi! itu aja kok.
  3. Bahkan Dokter Spesialis Orthodonti pun banyak kok yang giginya tidak sempurna (sedikit berjejal atau gingsul) tapi banyak yang tidak menggunakan behel tuh.
  4. Kalaupun terpaksa harus pasang kawat gigi karena gigi terlalu maju atau berjejal maka jangan pasang sembarangan ditempat yang murah. Gigi itu adalah aset yang berharga jangan buat coba-coba. Kan ada lagunya tuh "harta yang paling berharga adalah gigi anda, mutiara tiada tara adalaaahh gigi anda" hehe.. Memasang kawat gigi secara sembarangan (bukan oleh Sp.Ort) itu sangat bahaya apalagi sama tehniker gigi. Jangan terlalu mahal juga, makanya rajin research atau tanya-tanya dulu.
 
Disini saya tidak bermaksud menjelekkan siapa-siapa, toh saya sendiri pake behel kok full atas bawah sampe selesai oleh Sp.Ort.

Pesan Moralnya ini: Tempuhlah perawatan orthodonti sebagai perawatan medis yang dilakukan jika diperlukan (seperti layaknya perawatan kesehatan lainnya) jangan jadikan sebagai perawatan kosmetik belaka karena menggeser posisi gigi dengan tujuan mendapatkan tampilan estetika yang baik tidak dengan tanpa resiko. Know the Risk, Embracing the Benefits.

INGAT! pasang kawat gigi/behel harus sama Dokter Spesialis Orthodontia (Sp.Ort), jangan sama sembarangan orang...jadi jangan konsul sama tukang teralis ya.
----------------------------------------------------------------------------

Ikuti cara simpel merawat gigi ini yang menurut National Geographic dapat memperpanjang umur kita!